Sabtu, 19 Juli 2014

Photography - Seni Tari di Keraton Yogyakarta - part 2

Kali ini penulis ulas mengenai seni tari di Keraton Yogyakarta edisi kedua :-)
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Bpk. Syiwandana - HRM The Sahid Rich  Hotel Jogjakarta yang telah membantu memberikan naskah untuk materi tulisan ini

TARIAN PRABU KLONO SEWANDONO
Bersumber dari cerita Panji , Raja Prabu Klono Sewandono menutupi wajahnya dengan topeng khusus berwarna merah agar tidak dikenali oleh rakyatnya.  
 Tarian ini mengambarkan tokoh  Prabu Klono Sewandono yang sedang kasmaran jatuh cinta pada Dewi Sekartaji.
Pada hakekatnya tarian ini menunjukkan kegairahan dan kelincahan serta variasi ekspresi yang lebih bagi si penari, disamping itu juga untuk mernutupi sifat kebesaran seorang raja yang harus terpelihara.  
Tari Topeng gaya Yogyakarta diiringi dengan gending Bendrong yang menggebu membangkitkan semangat tari. 
Pakaiannya :  Topeng berwarna merah, telinga memakai sumping oncen, kalung, sepasang kelat bahu ,kaweng cinde ,sabuk dan bara cinde ,kamus dan kretep, 2 sonder/satu dikalungkan ,celana cinde bentuk panji -panji ,buntal ,kain bathik corak barong gurdho , keris branggah , oren rambut Gending/musik Bendrong laras slendro.
 

Jumat, 18 Juli 2014

Photography - Seni Tari di Keraton Yogyakarta - part 1

Penulis sangat terpesona dengan keanekaragaman budaya yang ada di Keraton Yogyakarta. Salah satunya adalah kesenian tari yang masih terpelihara baik hingga saat ini.

Berikut penulis paparkan kesenian tari yang sempat terekam kamera saat berkunjung ke kota Yogyakarta pada pertengahan Januari 2014 lalu:
TARI SRIMPI / SERIMPI
(Ucapan terima kasih khusus kepada Bpk. Syiwandana - HRM The Sahid Rich Jogjakarta atas naskah yang telah disiapkan untuk menulis blog ini) 



Dahulu Tari Srimpi diperuntukan hanya untuk masyarakat di lingkungan istana Yogyakarta, yakni pada saat menyambut tamu kenegaraan atau tamu agung.

Dalam perkembangannya, Tari Srimpi mengalami perubahan, sebagai wujud upaya penyesuaian terhadap kebutuhan yang ada di dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Salah satu penyesuaian yang dilakukan yakni pada segi durasi. Srimpi, versi zaman dahulu dalam setiap penampilannya bisa disajikan selama kurang lebih 1 jam. Sekarang, untuk setiap penampilan di depan umum /menyambut tamu negara, Srimpi ditarikan dengan durasi kurang lebih 11-15 menit.
Tarian Serimpi merupakan tarian bernuansa mistik yang berasal dari Yogyakarta. Tarian ini diiringi oleh gamelan Jawa. Tarian ini dimainkan oleh dua orang penari wanita. Gerakan tangan yang lambat dan gemulai, merupakan ciri khas dari tarian Serimpi. 

Menurut keterangan Kanjeng Brongtodiningrat - abdi dalem Keraton Yogyakarta , Tari Serimpi melambangkan empat unsur dari Dunia ( api ,angin ,air , bumi ).
Srimpi juga mengandung arti 'Impi' atau mimpi. Tari Serimpi merupakan tarian adiluhung yang dianggap pusaka Kraton.
Tarian Serimpi menggambarkan pertikaian dua hal yaitu antara kebaikan dan keburukan ,antara benar dan salah , antara akal manusia dan nafsu manusia. 

Wah ternyata filosofi tarian ini sangat dalem. Jadi tak cukup melihat tarian ini dari sisi visual saja, tapi perlu juga diresapi makna dari tarian itu sendiri :-)

Rabu, 16 Juli 2014

Photography - Seputar Keraton Yogyakarta

Berikut ini aktivitas yang bisa terekam kamera diseputar Keraton Yogyakarta. Sangat bermanfaat bagi para wisatawan untuk mengenal kultur sosial masyarakat Yogyakarta yang kalem, penuh sopan-santun dan menjunjung tinggi norma budaya kearifan lokal serta melihat bukti sejarah yang masih terpelihara dengan baik :-).
Belajar Membatik :-)

Pengrajin Batik In Action - 1
Pengrajin Batik In Action - 2
 Kita bisa belajar membatik kilat di Kampung Batik yang lokasinya tidak jauh dari sisi kanan keratonan. Begitu ketemu Museum Kuda sebelah kanan jalan, nah tidak jauh dari sana ada Kampung Batik. Kita pun bisa membetik batik asli handmade (bukan printing) dari para pengrajin batik yang tergabung dalam Koperasi Batik disana. 

Yuck lestarikan kerajinan batik nusantara dengan membeli produk batik untuk kelangsungan warisan batik nusantara :-)

=======================================.
Profil Ibu Penjual Topi Blangkon K5
Lokasi pertemuan bersejarah dalam prakarsa Serangan Umum 1 Maret 1949


Selasa, 15 Juli 2014

Photography - Keraton Yogyakarta


 Penulis sempat berkunjung ke Kota Budaya Yogyakarta pada periode Januari dan Juli 2014, dan menyempatkan diri untuk mendatangi Keraton Yogyakarta sekalian wisata budaya dan wisata sejarah :-)
Penulis sangat kagum dengan kearifan lokal masyarakat Yogyakarta yang menjunjung tinggi norma-norma / tatanan yang berlaku disana.
Berikut penulis abadikan suasana aneka momen indah di dalam Keraton Yogyakarta yang penuh ketenangan, damai dan tentram, serta sosialita di seputaran Keraton

Catatan:
Photo-photo diambil mengunakan kamera Samsung NX300

Bersama Abdi Dalem Cilik
Abdi Dalem Cilik
Profil Abdi Dalem
Abdi Dalem - 1
Abdi Dalem - 2
Abdi Dalem - 3
Tim Kesenian Gamelan Keraton
 
 
Berpose dengan mobil bersejarah RI-2

Senin, 14 Juli 2014

Photography Solo

Kota Solo sangat kental dengan budayanya serta kehidupan sosial masyarakatnya yang ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya.
Berikut penulis sempat mengabadikan sosialita masyarakat Solo dalam photo

Note:
Photo-photo diambil mengunakan kamera Samsung NX300.
Candi Prambanan
 
 
 
Ibu Penjual Kembang di acara Sekatenan

Ibu Penjual Telur Asin di acara Sekatenan
Menikmati Senja dengan Sepeda Onthel





Rabu, 02 Juli 2014

Golf di Yogyakarta - Golfing at Yogyakarta

MERAPI GOLF YOGYAKARTA

Penulis berkesempatan menjajal lapangan golf yang berada di lereng Gunung Merapi ini pada hari Minggu, 22 Juni 2014.

Pas berkunjung kesana dipagi hari suasananya masih berkabut dan agak susah memandang Gunung Merapi yang terkenal itu.

Akan tetapi lapangannya cukup bagus dan menantang serta terawat dengan baik. Namun disayangkan sejak pasca hujan debu akibat Gunung Merapi "batuk" beberapa waktu lalu menyebabkan burung-burung dan hewan hutan enggan menampakkan diri :-(

Penulis cukup terhibur dengan suasana alam yang sejuk, sepi, udara yang sangat bersih dan tim maitenance lapangan yang ramah. 

Berikut penampakan saat penulis mampir menjajal lapangan Merapi Golf Yogyakarta



Catatan:
Photo diambil dengan kamera Samsung NX300 18-55 OIS

Hotel di Solo

KUSUMA SAHID PRINCE HOTEL
 www.kusumasahid.com
www.sahidhotels.co.id

Penulis berkesempatan mengunjungi kota Solo pada tanggal 18 s/d 22 Juni 2014 dan menginap di Kusuma Sahid Prince Hotel, disingkat KSPH.
KSPH merupakan hotel bintang 5 dengan konsep heritage. Hotel ini dulunya tempat tinggal Pangeran Koesoemo Yudho, anak dari Pakubuwono 10, Raja Kasunanan Solo Hadiningrat.

Anda juga bisa menginap dan merasakan suasana budaya Solo tempo dulu dan tinggal di ruang Royal Suite tempat dimana Pangeran pernah tinggal dan sering juga ditempati oleh VVIP Indonesia :-)
Dining Room di Royal Suite
Lampu Kristal Antik di Royal Suite
Bath Room di Royal Suite

Ruangan Royal Suite terdiri dari 1 kamar tidur besar + Dining Room + Living Room + 2 kamar untuk ajudan dengan harga Rp. 10 juta / malam.

Hehehe kita ga usah menginap di kelas Royal Suite. Cukup menginap dikamar superior saja. Yang penting dengan menginap disini dapat merasakan suasana Solo tempo dulu, melihat pertunjukan gamelan live, dan mencicipi aneka kuliner khas Solo yang jaraknya berdekatan dengan hotel ini :-)

Berikut penampakan Hotel tersebut:




 HOTEL SAHID JAYA SOLO (5*)
www.sahidjayasolo.com
www.sahidhotels.co.id 
   
Pada tanggal 6 s/d 9 Juli 2014, penulis berkesempatan lagi mengunjungi kota Solo. Kali ini menginap di Hotel Sahid Jaya Solo :-).
HSJS merupakan hotel bintang 5 dan sudah memiliki ISO 9001:2008.
Hotel ini memiliki konsep lebih modern namun tetap menonjolkan sisi kultur budaya lokal Solo.
Hotel ini cocok untuk MICE, pernikahan dan untuk wisata budaya serta wisata kuliner.
Mulai dari depan hotel, sisi sebelah kiri, sisi sebelah kanan dan seputarannya banyak tersedia spot-spot kuliner khas kota Solo seperti:

1. Depan Hotel --> Bakery, malamnya ada Lesehan K5 dengan menu Tahu Bakar & Wedang
2. Sebelah kiri Hotel dekat bundaran Pers --> Lesehan Itik & Ayam Goreng, dll. Soto Bu Hadi
3. Sebelah kanan Hotel --> Kupat Tahu, Bakpia dll
4. Seputaran Hotel (bisa naik becak yg tersedia di pinggir jalan depan hotel) --> Warung Lombok Idjo, Masakan Bali, Warung SS dll
 
Berikut penampakan Hotel Sahid Jaya Solo selama kunjungan disana :
HSJS dari depan jalan raya
Standar Amenities Kamar Mandi
Penampilan Gamelan Live di Lobby Hotel